Tiga Langkah Pijat Sendiri untuk Batuk Anak di Musim Semi
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Pijatan titik akupunktur terutama merangsang titik-titik tertentu untuk mengurangi peradangan, menekan batuk, dan melarutkan dahak. Titik-titik kunci meliputi: Tian Tu (terletak di cekungan di antara tulang selangka), area dada, sisi luar kedua lengan (dari tonjolan thenar hingga sendi siku), Tian Zong (berkorespondensi dengan titik tengah tulang belikat), dan punggung.
Prosedur spesifiknya sebagai berikut:
Langkah Satu:
Anak berbaring telentang, dengan orang tua berada di sisi kanan anak. Jari-jari tangan kanan orang tua sedikit terbuka, menggunakan permukaan spiral ujung jari sebagai titik tekanan. Terapkan tekanan lembut dan merata di sepanjang dada anak, mengikuti arah tulang rusuk, selama 3–5 menit.
Langkah Dua:
Gunakan ujung jari tengah untuk memijat titik akupunktur Tian Tu anak selama 10–30 detik. Hindari tekanan berlebihan untuk mencegah tersedak atau sesak napas. Dengan tangan kiri memegang tangan anak, gunakan bantalan ibu jari kanan untuk menggosok dan menekan sisi luar kedua lengan hingga kulit memerah. Oleskan sedikit bedak atau minyak sebelumnya untuk mencegah iritasi kulit.
Langkah Tiga:
Posisi anak tengkurap. Dukung dada dengan tangan kiri untuk mencegah penyumbatan saluran napas. Gunakan telapak tangan kanan untuk menggosok dan menekan punggung hingga kulit memerah, fokus pada area di antara tulang belikat (di mana kedua lobus paru-paru berada). Secara bersamaan, tekan dan remas titik akupunktur Dazhong untuk melembabkan paru-paru.Selain itu, gunakan telapak tangan untuk memijat dan menekan tulang belakang dada (area tulang belakang di antara tulang belikat) selama sekitar 3–5 menit untuk meningkatkan kekebalan sistem pernapasan.
Diagnosis yang jelas harus terlebih dahulu ditetapkan. Perawatan harus dilakukan di bawah pengawasan medis, dengan kerja sama untuk memperkuat efek terapeutik. Jangan pernah melakukan prosedur sendiri pada tanda pertama batuk, karena kondisi anak dapat berkembang dengan cepat dan menunjukkan perubahan yang tidak terduga. Pantau kondisi anak dan keadaan fisiknya secara ketat.Anak harus minum banyak air hangat dan mengurangi konsumsi minuman dingin, minuman bersoda, krim, makanan goreng/panggang, dan makanan berlemak. Untuk bayi yang disusui, ibu harus menjaga kehangatan dan juga menghindari makanan yang disebutkan di atas. Dietnya harus ringan namun bergizi, membatasi sayuran mentah dan selada. Sup lobak atau sup usus dan paru-paru dapat dikonsumsi secara moderat. Olahraga teratur harus didorong untuk memperkuat konstitusi dan kekebalan anak.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved