Makanan apa yang meningkatkan kekebalan tubuh di musim semi?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Musim semi sering memicu penurunan kekebalan tubuh, dengan banyak orang rentan terhadap kondisi tersebut. Beruntungnya, banyak orang mempraktikkan perawatan kesehatan musiman, yang membantu mengatur kekebalan tubuh dan lainnya.
Daging
Unggas umumnya mengandung protein lebih tinggi dengan kadar lemak lebih rendah, sementara daging merah lebih cocok untuk orang tua. Unggas lembut dan mudah dicerna. Ikan lebih mudah dicerna daripada daging merah, kaya protein, dan mengandung asam eikosapentaenoat (EPA) dan asam dokosaheksaenoat (DHA) pada varietas laut, yang membantu mencegah hiperlipidemia dan aterosklerosis.Ikan laut kaya akan yodium, sementara cangkang udang kering mengandung kalsium yang melimpah, keduanya sangat dianjurkan untuk dikonsumsi secara teratur. Sayuran Sayuran merupakan sumber penting berbagai vitamin. Misalnya, wortel mengandung karoten (vitamin A), sementara pare kaya akan vitamin C. Serat makanan yang melimpah dalam sayuran merangsang peristaltik usus, membantu mencegah sembelit pada lansia. Jamur kuping dan rumput laut juga kaya akan zat besi, terutama bermanfaat bagi lansia, terutama wanita, yang memiliki risiko anemia yang lebih tinggi.Sayuran seperti bawang putih, bawang merah, dan tomat juga mengandung vitamin P, yang, seperti vitamin C, memiliki sifat antioksidan. Bawang putih, jamur shiitake, dan rumput laut juga membantu menurunkan kadar kolesterol darah. Selain itu, bawang putih dapat mencegah kanker saluran pencernaan, sehingga disarankan untuk dikonsumsi secara teratur. Mengonsumsi mentimun dan tomat mentah meminimalkan kehilangan vitamin C selama proses memasak.
Vitamin D
Vitamin D meningkatkan penyerapan dan pemanfaatan kalsium dalam tubuh. Kekurangan vitamin D yang berkepanjangan dapat menyebabkan rakhitis atau osteoporosis. Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa vitamin D dapat membantu mencegah berbagai jenis kanker, gangguan sistem kekebalan tubuh, multiple sclerosis, depresi, dan kondisi lainnya.
Vitamin A
Setelah matahari terbenam, banyak orang lanjut usia kesulitan menavigasi lorong tangga yang minim cahaya, berjalan dengan hati-hati karena penglihatan yang terganggu. Suplemen vitamin A dapat meredakan masalah ini.Vitamin A berperan sebagai bahan dasar penting untuk zat fotoreseptor mata. Kadar yang cukup meningkatkan kelembutan kornea, memberikan mata penampilan yang cerah dan waspada. Sebaliknya, kekurangan vitamin A dapat menyebabkan pengelupasan sel epitel kornea, penebalan, dan keratinisasi. Hal ini mengubah kornea yang biasanya jernih menjadi keruh seperti kaca buram, berpotensi menyebabkan kebutaan malam, katarak, dan gangguan mata lainnya.
Terapi Diet Medis Tradisional Tiongkok
Konsumsi rutin ginseng Amerika dapat mengatasi aritmia jantung, iskemia miokard, dan oksidasi miokard, sekaligus memperkuat kontraksi jantung. Pasien dengan penyakit jantung koroner yang menunjukkan gejala kekurangan qi dan yin, palpitasi, dan sesak napas dapat memperoleh manfaat signifikan dari suplementasi ginseng Amerika dalam jangka panjang.Ginseng Amerika juga mengatur tekanan darah, secara efektif menurunkan hipertensi sementara dan persisten. Ia membantu pemulihan dari hipertensi, aritmia, penyakit jantung koroner, infark miokard akut, dan trombosis serebral. Irisan Ginseng Amerika Changhong, yang dibuat dari akar berusia lebih dari enam tahun yang dipanen dari Gunung Changbai, menunjukkan efektivitas yang sangat baik dalam mengatur tekanan darah pada lansia ketika 3-5 gram diseduh setiap hari bersama buah goji.
Kacang-kacangan dan Buah Segar:
Buah asam kaya akan vitamin C. Asam organik seperti asam malat dan sitrat dalam buah merangsang sekresi pencernaan. Kandungan vitamin C yang tinggi dalam kiwi membantu mencegah kanker lambung. Kacang-kacangan berkulit keras kaya akan protein dan lemak; beberapa kacang, seperti biji melon panggang, juga mengandung kalsium, besi, dan seng yang signifikan.
PRE
NEXT