Suplementasi seng sangat penting untuk pengobatan jerawat; pria perlu memperhatikan aspek-aspek ini
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Untuk mengatasi jerawat yang mengganggu, beberapa orang mencoba segala cara: membersihkan wajah dengan teliti, menghindari makanan pedas, dan rajin mengonsumsi atau mengoleskan berbagai obat anti-jerawat. Namun, meskipun upaya ini dilakukan, jerawat yang persisten mungkin tetap sulit diatasi. Dalam kasus seperti ini, terapi suplemen seng mungkin layak dipertimbangkan.
Suplementasi seng merupakan langkah penting dalam mengatasi jerawat
Ahli dermatologi menjelaskan bahwa seng adalah unsur mikro esensial bagi tubuh manusia. Kekurangan seng dapat menyebabkan kekurangan vitamin A dalam jaringan, yang mengganggu diferensiasi normal sel epitel kulit. Akibatnya, seng membantu mencegah keratinisasi folikel dan meningkatkan kemampuan perbaikan jaringan epitel.Selain itu, zinc membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, menghambat, dan mengeliminasi mikroorganisme patogen lokal.
Selain itu, penelitian yang luas menunjukkan bahwa beberapa penderita jerawat memiliki kadar zinc darah yang rendah. Kekurangan ini mengganggu metabolisme enzim yang mengandung zinc, menyebabkan sekresi kelenjar sebasea yang abnormal dan bahkan peradangan.
Oleh karena itu, untuk jerawat yang membandel, suplementasi zinc sebaiknya melengkapi pengobatan anti-inflamasi.Untuk suplemen zinc farmakologis, pilihan meliputi zinc licorice atau zinc sulfat, dengan zinc licorice menjadi yang paling umum digunakan. Selain itu, makanan kaya zinc seperti kacang-kacangan (kenari, kacang tanah, hazelnut, pinus), ikan, udang, kacang-kacangan, telur, susu, dan hati hewan juga sebaiknya dimasukkan ke dalam diet.
Selain itu, vitamin B seperti vitamin B2 dan vitamin B6 terkait dengan metabolisme sebum. Suplementasi yang tepat dapat mempromosikan regenerasi kulit, menghasilkan kulit yang lebih halus dan terhidrasi sambil mengurangi peradangan dan mencegah jerawat. Namun, baik suplemen zinc maupun vitamin B harus dikonsumsi di bawah pengawasan medis; pengobatan sendiri harus dihindari.
Pertimbangan penting bagi pria yang menghadapi jerawat
Secara tradisional, perawatan kulit dianggap sebagai domain utama wanita, dengan pria sering mengabaikan pembersihan yang menyeluruh. Hal ini memungkinkan minyak dan kotoran menumpuk dalam pori-pori seiring waktu, menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan jerawat.
Penyebab jerawat pada pria Saat memasuki masa remaja, pria mengalami peningkatan kadar androgen, yang merangsang perkembangan kelenjar sebasea dan meningkatkan sekresi. Jika pori-pori tersumbat, sekresi yang terjebak menumpuk di dalam pori-pori, dengan mudah membentuk komedo.
Jaga Kebersihan
Untuk mencegah jerawat, pria yang cenderung mengabaikan perawatan pribadi harus memperhatikan kebersihan dengan seksama. Barang-barang tempat tidur seperti selimut, penutup kasur, bantal, dan handuk wajah harus selalu dijaga kebersihannya. Jika memungkinkan, paparkan barang-barang ini pada sinar matahari langsung, karena sinar ultraviolet memiliki sifat antibakteri dan desinfektan.
Pembersihan Wajah yang Benar
Banyak pria lebih suka membersihkan wajah secara sembarangan dengan handuk atau menggunakan sabun, menganggap hal ini praktis dan efektif untuk menghilangkan kotoran.Faktanya, pendekatan ini sepenuhnya salah. Tidak hanya gagal membersihkan kotoran dari pori-pori, tetapi sifat alkali sabun dapat merusak kulit secara serius, menyebabkan kekeringan berlebihan. Hal ini, pada gilirannya, memicu produksi minyak berlebih dan lebih banyak jerawat.
Batasi Konsumsi Makanan Cepat Saji
Makanan cepat saji, camilan, dan makanan junk lainnya dapat dengan mudah menyebabkan sembelit, yang dapat memicu jerawat. Mengonsumsi banyak sayuran, buah, dan menjaga pola makan seimbang juga sangat penting.
Jangan memencet jerawat
Hindari memencet jerawat.Pria sering memencet nanah atau sumbatan sebum putih dari jerawat, merasa puas dan seolah-olah mempercepat hilangnya jerawat. Namun, hal ini menyebabkan kerusakan kulit yang parah, termasuk bekas luka berlubang, bintik hitam, kemerahan, dan pembuluh darah yang melebar membentuk urat-urat halus yang terlihat. Hal ini juga membuat jerawat lebih mungkin kambuh di area yang sama.Sebenarnya, menahan diri untuk tidak menyentuhnya dan menunggu dua hingga tiga minggu, atau menggunakan produk anti jerawat pada tahap awal jerawat, adalah kunci.
Tidur yang cukup
Pastikan Anda mendapatkan tidur yang cukup. Ingatlah bahwa bagi pria, sama seperti wanita, tidur yang baik sangat penting untuk kesehatan kulit.Tidur yang buruk menyebabkan produksi sebum meningkat, yang mengakibatkan lebih banyak jerawat dan kulit kusam. Hindari begadang; usahakan tidur sebelum pukul 11 malam, karena metabolisme kulit biasanya terjadi antara pukul 11 malam dan 2 pagi. Atur jam biologis tubuh Anda untuk menghindari penyesalan akibat jerawat.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved