Strawberry Detoksifikasi: 8 Makanan Esensial untuk Musim Panas Kecil
Encyclopedic
PRE
NEXT
Selama Musim Panas Ringan, panas yang intens dan paparan sinar matahari yang lama meningkatkan risiko heatstroke. Individu mungkin mengalami gelisah, kelelahan, dan keringat berlebihan. Oleh karena itu, pola makan selama periode ini harus memprioritaskan makanan ringan dan mudah dicerna, serta meminimalkan makanan pedas dan berlemak. Namun, musim panas juga merupakan musim puncak gangguan pencernaan, sehingga diperlukan kebiasaan makan yang hati-hati, persiapan makanan yang bersih, dan pola makan yang bervariasi.
1. Telur bebek asin memperkuat tubuh menghadapi musim panas
Menurut kepercayaan tradisional, mengonsumsi telur di awal musim panas, yang disebut "memperkuat tubuh untuk musim panas," dapat mencegah penurunan berat badan dan menjaga stamina untuk bekerja. Telur bebek asin kaya akan kalsium, besi, dan mineral lain, melebihi telur segar dan telur bebek biasa dalam kandungan nutrisi ini, menjadikannya sumber kalsium dan besi yang ideal untuk musim panas.
2. Biji teratai menyehatkan jantung
Musim panas adalah musim untuk merawat jantung, saat jantung paling rentan. Panas yang menekan dapat menyebabkan iritabilitas dan gangguan emosional, yang berpotensi merusak darah jantung. Meskipun inti biji teratai memiliki rasa pahit, ia membersihkan api jantung, menjadikannya tonik yang excellent untuk menenangkan pikiran dan memperkuat perut.
3. Gurita untuk Penambahan Darah
Gurita menambah darah dan energi vital sambil mengobati abses dan pembengkakan beracun. Kaya akan protein, mineral, dan nutrisi lain, ia juga mengandung faktor kesehatan penting seperti taurin alami, yang melawan kelelahan, menunda penuaan, dan memperpanjang usia. Cocok untuk kebanyakan orang, ia terutama bermanfaat bagi mereka yang memiliki konstitusi lemah, kekurangan qi dan darah, atau malnutrisi.
4. Stroberi Detoksifikasi
Musim panas merupakan musim puncak stroberi. Mengonsumsi stroberi dapat merangsang pembentukan sel, menjaga fungsi normal gigi, tulang, pembuluh darah, dan otot, mempercepat penyembuhan luka, meningkatkan kekebalan tubuh, dan memiliki sifat detoksifikasi.Kaya akan asam organik, asam buah, dan senyawa pektin, stroberi membantu memecah lemak makanan, merangsang sekresi pencernaan dan pergerakan usus, serta menghilangkan kolesterol berlebih dan logam berat berbahaya.
5. Selada untuk Meredakan Gas
Selada mengandung serat tumbuhan yang melimpah, yang merangsang kontraksi dinding usus dan pembersihan saluran pencernaan, sehingga efektif mengatasi sembelit. Ini adalah makanan ideal bagi penderita anemia.Disarankan: Houttuynia cordata dengan selada. Kombinasi ini memiliki sifat untuk membersihkan panas, detoksifikasi, meningkatkan diuresis, dan menghilangkan dahak.
6. Jamur jerami melawan kanker
Protein jamur jerami mengandung semua delapan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh manusia dalam konsentrasi tinggi, mencapai 38,2% dari total asam amino. Ia menghambat pertumbuhan sel kanker, terutama sebagai pengobatan tambahan untuk tumor saluran pencernaan, sambil meningkatkan vitalitas hati dan ginjal.
7. Kacang Polong untuk Pembersihan Usus
Kacang polong kaya akan nutrisi esensial, terutama protein berkualitas tinggi yang meningkatkan daya tahan tubuh dan kemampuan pemulihan. Serat makanan yang melimpah dalam kacang polong merangsang pergerakan usus besar, menjaga gerakan usus yang teratur, dan membersihkan usus besar.
8. Terong Melawan Penuaan
Musim panas memberikan beban berat pada tubuh. Terong mengandung vitamin E yang mencegah pendarahan dan melawan penuaan. Konsumsi rutin dapat menunda proses penuaan. Sebagai salah satu sayuran ungu, kulitnya kaya akan vitamin E dan P, memberikan manfaat yang tidak tertandingi oleh sayuran lain.
Kesehatan Musim Panas Ringan: Terapi Diet yang Tepat untuk Musim Panas Ringan
Teks Dinasti Ming "Lotus Birth Eight Harmful Effects" menyatakan: "Pada hari-hari awal musim panas, langit dan bumi mulai berinteraksi, dan segala sesuatu berkembang bersama." Apa saja ramuan diet yang direkomendasikan oleh ahli kesehatan untuk musim baru ini?
1. Pasta Millet dan Ubi
Bahan: 20g millet,10g ubi jalar.
Cara membuat: Haluskan kedua bahan menjadi bubuk halus. Rebus dengan air hingga menjadi pasta. Tambahkan gula sesuai selera.
Indikasi: Mengobati gangguan pencernaan pada anak-anak.
2. Tumis Lobak dengan Kulit Tahu
Bahan: 1 lembar kulit tahu, 100g lobak putih, minyak sayur, garam, bawang daun (sesuai selera).
Cara membuat: Rendam kulit tahu dalam air hingga lunak, lalu iris halus. Cuci lobak putih dan iris halus. Tumis kedua bahan dengan minyak sayur, lalu bumbui dengan daun bawang dan garam. Sajikan sebagai lauk pendamping. Satu porsi sehari.
Indikasi: Penumpukan susu dan makanan, gangguan pencernaan pada anak-anak.
3. Jus Lobak dan Daun Bawang
Bahan: Jumlah yang sama dari lobak putih dan batang daun bawang.
Cara membuat: Blender bahan menjadi jus dan konsumsi dalam jumlah yang cukup.
Indikasi: Penumpukan makanan pada anak-anak.
4. Kaldu Wortel Asin
Bahan: 250g wortel, 3g garam.
Cara membuat: Tambahkan garam ke wortel, rebus hingga empuk, saring untuk mengekstrak cairan. Konsumsi dalam tiga dosis terbagi setiap hari selama dua hari berturut-turut.
Catatan: Sebagai alternatif, rebus wortel saja dalam air.
Indikasi: Gangguan pencernaan dan malnutrisi pada anak-anak.
5. Jus Semangka dan Tomat:
Bahan: Setengah semangka, 3 tomat ukuran sedang.
Cara membuat: Kupas dan buang biji semangka. Rebus tomat dalam air mendidih, kupas dan buang biji.Blender kedua bahan secara bersamaan, campurkan jusnya, dan konsumsi sesuai selera.
Khasiat: Menghilangkan panas, menghasilkan cairan, dan menghilangkan dahaga. Khususnya cocok untuk pilek musim panas, dahaga, mudah marah, nafsu makan buruk, gangguan pencernaan, dan urine gelap dan sedikit.
6. Bubuk Jujube dan Sorgum
Bahan: 50g sorgum merah, 10 jujube.
Cara pembuatan: Buang biji kurma dan panggang hingga gosong; panggang sorgum hingga kecokelatan. Haluskan keduanya menjadi bubuk halus. Berikan 10g per dosis untuk anak usia 2 tahun, 15g per dosis untuk anak usia 3–5 tahun, dua kali sehari.
Indikasi: Gangguan pencernaan pada anak-anak.
7. Pasta Kastanye
Bahan: 7–10 kastanye.
Cara pembuatan: Kupas dan haluskan kastanye. Tambahkan air secukupnya dan rebus hingga menjadi pasta. Beri gula secukupnya sebelum diberikan.
Indikasi: Gangguan pencernaan pada anak-anak.
8. Gula Longan dan Kulit Jeruk Mandarin Kering
Bahan: 100g daging longan, 100g kulit jeruk mandarin kering, 500g gula putih.
Cara membuat: Masukkan gula ke dalam wajan dengan air secukupnya. Rebus dengan api kecil hingga mengental. Tambahkan daging longan dan kulit jeruk mandarin kering, aduk hingga merata. Lanjutkan memasak hingga campuran membentuk benang saat diangkat dengan spatula. Angkat dari api, tuang ke dalam wadah yang diolesi minyak sayur, dan ratakan permukaannya. Biarkan dingin sebentar sebelum dipotong menjadi potongan kecil. Konsumsi 50–100g per hari sebagai suplemen rutin.
Catatan: Salah satu resep mengganti kulit jeruk mandarin kering dengan telur merpati.
Indikasi: Insomnia, lupa-lupa ingat.
9. Bubur Millet dan Biji Jujube
Bahan: 100g millet, 10g bubuk biji jujube, 30g madu.
Cara membuat: Masak millet menjadi bubur hingga empuk. Aduk bubuk biji jujube. Tambahkan madu saat disajikan. Konsumsi dua kali sehari.
PRE
NEXT