Enam Manfaat Kesehatan Utama Stroberi: Tips Ahli untuk Memilih Stroberi
Encyclopedic
PRE
NEXT
Strawberry sangat disukai. Ahli gizi menyarankan memilih buah berukuran sedang, menghindari yang terlalu matang, dengan tingkat kematangan 80% sebagai yang optimal.
Stroberi manis dan asam musim semi sangat populer. Berikut enam manfaat kesehatan utama stroberi:
1. Mengurangi panas dan peradangan
Medicine tradisional Tiongkok menyatakan bahwa stroberi memiliki sifat untuk mengurangi peradangan, detoksifikasi, dan menghilangkan panas. Karena api hati cenderung lebih kuat di musim semi, mengonsumsi stroberi dapat membantu meredakannya.
2. Menyeimbangkan limpa dan lambung
Strawberry sebaiknya dikonsumsi setelah makan. Kaya akan pektin dan serat, strawberry membantu meningkatkan pergerakan usus, memperlancar pencernaan, dan meredakan sembelit. Strawberry bermanfaat untuk kondisi seperti nafsu makan yang buruk, kembung setelah makan, dan sembelit.
3. Menutrisi Yin dan Darah
Kaya akan gula, asam sitrat, asam malat, dan asam amino, stroberi mudah diserap oleh tubuh. Mereka membantu mengisi kembali volume darah dan menjaga keseimbangan cairan.
4. Efek Menenangkan
Saat mengalami pusing atau ketidaknyamanan setelah minum, mengonsumsi 100g stroberi segar dapat membantu menenangkan.
5. Pencegahan dan Ketahanan terhadap Kanker
Asam ellagic dalam stroberi melindungi jaringan tubuh dari zat karsinogenik dan menunjukkan efek penghambatan tertentu terhadap pertumbuhan sel tumor ganas.
6. Pencerah dan Pelembap Kulit
Sebagai buah beri, stroberi mengandung 6%-10% gula bersama dengan berbagai asam buah, vitamin, dan mineral. Bahan-bahan ini meningkatkan elastisitas kulit, memberikan manfaat pencerah dan pelembap. Selain itu, stroberi cocok untuk jenis kulit berminyak, membantu mengurangi kelebihan minyak dan membersihkan kulit. Jus stroberi dapat digunakan sebagai masker wajah untuk tujuan kecantikan.
Bagaimana cara memilih stroberi yang baik?
Secara umum, semakin tinggi kandungan gulanya, semakin manis buahnya. Namun, kadar gula tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan penampilan.Dia merekomendasikan untuk memilih stroberi berukuran sedang. Stroberi semacam ini biasanya tidak kosong di dalamnya dan kaya akan kelembapan. Perlu diperhatikan bahwa stroberi yang terlalu matang mungkin menunjukkan pembusukan lokal, sehingga kesegaran sulit dijamin. Pilihlah stroberi yang matang sekitar 80% – merah tetapi tidak lembek – karena stroberi ini menawarkan rasa terbaik. Pada dasarnya, ikuti prinsip "tiga tidak" saat memilih stroberi: hindari yang berbentuk tidak rata, hindari yang terlalu besar, dan hindari yang berwarna merah terlalu intens.Pilihlah stroberi yang berbentuk seragam dengan warna merah alami dan lingkaran putih samar di sekitar kaliks tempat daun terpasang. Stroberi semacam ini dapat disimpan di lemari es selama dua hingga tiga hari. Stroberi memiliki permukaan yang tidak rata dan kulit yang sangat tipis, sehingga mudah rusak bahkan dengan tekanan ringan, yang mempersulit pembersihan yang menyeluruh.Gong Hongbin menjelaskan bahwa untuk membersihkan stroberi, pertama bilas di bawah air keran mengalir selama beberapa menit untuk menghilangkan bakteri permukaan, pestisida, dan kontaminan lainnya. Selanjutnya, rendam secara terpisah dalam air cucian beras (lebih disukai bilasan pertama) dan larutan garam ringan (setengah sendok teh garam per baskom air) masing-masing selama tiga menit.Kemudian bilas secara menyeluruh di bawah air keran yang mengalir untuk menghilangkan air beras, larutan garam, dan kontaminan sisa. Akhirnya, bilas sekali lagi dengan air bersih (atau air mendidih yang didinginkan).
Perlu juga diperhatikan bahwa tangkai stroberi tidak boleh dibuang sebelum dicuci. Hal ini mencegah pestisida dan polutan meresap ke dalam buah melalui 'luka' yang terbentuk akibat pengangkatan tangkai selama perendaman, yang sebenarnya dapat menyebabkan kontaminasi.
PRE
NEXT