Bagaimana cara menyimpan daun teh?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Pak Wang baru-baru ini berkomentar bahwa teh hijau yang ia beli dari toko teh awalnya terasa lezat, namun rasanya menurun secara signifikan seiring waktu. Setelah menanyakan hal ini di toko, ia mengetahui bahwa hal ini disebabkan oleh penyimpanan yang tidak tepat. Apa saja langkah pencegahan yang harus diambil saat menyimpan teh dalam kehidupan sehari-hari?
Teh harus dilindungi dari suhu tinggi: Suhu penyimpanan optimal untuk teh berkisar antara nol hingga lima derajat Celsius.Paparan suhu tinggi menyebabkan degradasi gula, asam amino, vitamin, dan senyawa aromatik dalam daun teh, sehingga mengurangi kualitas dan aroma teh.
Teh harus dilindungi dari sinar matahari: Paparan sinar matahari yang berkepanjangan mempercepat oksidasi pigmen dan ester dalam daun teh, menyebabkan klorofil terurai menjadi klorofil yang kekurangan magnesium. Teh tidak boleh disimpan dalam wadah kaca, karena sinar matahari yang menembus kaca atau kantong plastik transparan memicu reaksi kimia dalam daun teh, yang merusak kualitas teh hijau.
Teh tidak boleh terpapar kontak oksigen yang berkepanjangan: klorofil, vitamin C, ester, aldehida, dan senyawa lain dalam teh dengan mudah bereaksi dengan oksigen atmosfer. Daun teh hijau yang teroksidasi menyebabkan infus teh berubah menjadi merah dan gelap, sehingga nilai gizinya berkurang secara signifikan.
Area penyimpanan tidak boleh terlalu lembap: Daun teh adalah bahan yang longgar, poros, dan hidrofilik dengan sifat penyerapan kelembapan yang kuat. Kelembapan optimal untuk penyimpanan sekitar 60%. Jika kelembapan melebihi 70%, penyerapan kelembapan dapat dengan mudah menyebabkan bercak jamur, pengasaman, dan kerusakan.
Selama musim panas yang panas, wadah teh harus ditempatkan di lokasi yang sejuk dan teduh.
PRE
NEXT