Leher adalah otak kedua tubuh. Latihan leher secara teratur untuk perawatan.
Encyclopedic
PRE
NEXT
Medis tradisional Tiongkok menganggap leher sebagai bagian vital bagi kesehatan keseluruhan, salah satu wilayah tubuh yang tak tergantikan. Lima meridian utama—Meridian Penguasa, Meridian Usus Kecil, Meridian Kandung Kemih, Meridian Kandung Empedu, dan Meridian Tiga Penguat—semua melintasi bagian belakang leher dan bahu. Oleh karena itu, kesehatan leher secara langsung memengaruhi aliran qi dan darah yang lancar melalui meridian-meridian ini. Gangguan sirkulasi meridian akibatnya memengaruhi fungsi organ yang dikendalikan oleh meridian tersebut.
Ketidaknyamanan leher dapat menyebabkan nyeri bahu dan pinggang
Postur yang buruk, cedera leher, atau degenerasi servikal dapat menyebabkan nyeri pada bahu, lengan atas, dan daerah skapula.Secara bersamaan, aktivitas seperti berbaring untuk menonton televisi, posisi kepala yang menunduk dalam waktu lama, duduk dengan tubuh condong ke depan dalam waktu lama, atau stres berlebihan dapat memicu ketidaknyamanan di bahu. Karena leher menopang kepala di atas dan terhubung ke bahu, lengan atas, dan punggung bawah, setiap tegangan akan mempengaruhi otot-otot sekitarnya. Terkadang, hal ini juga dapat berkontribusi pada nyeri punggung bawah.
Nyeri leher dapat memicu sakit kepala
Hal ini terjadi karena saraf di tulang belakang leher berada dekat dengan saraf yang mengontrol kepala dan wajah, sehingga saling mempengaruhi. Jika nyeri bahu dan leher disertai nyeri di lengan atau wajah, dan tidak merespons obat pereda nyeri, disarankan untuk mencurigai sakit kepala cervicogenic dan melakukan pemeriksaan sinar-X tulang belakang leher.
Leher yang sehat meningkatkan keseimbangan dan mencegah jatuh pada orang tua
Ahli pengobatan tradisional Tiongkok mencatat bahwa leher juga mempengaruhi keseimbangan tubuh. Mengandung banyak serabut saraf, leher berfungsi sebagai jalur vital untuk masukan sensorik ke otak. Oleh karena itu, merilekskan leher dapat meredakan masalah keseimbangan pada pasien.
Jelas, reputasi leher sebagai "otak kedua tubuh" sepenuhnya beralasan. Oleh karena itu, kehidupan sehari-hari harus memprioritaskan perlindungan leher dan latihan mobilitas rutin.
Jaga kesehatan leher dengan rutinitas latihan 3 menit
Berikut adalah "latihan leher 3 menit" yang dapat dilakukan kapan saja.
1. Berdiri tegak atau duduk di kursi, jaga tubuh bagian atas tetap lurus tanpa membungkuk. Angkat dagu dan tatap lurus ke depan.
2. Kemudian, seolah-olah mencoba membentuk dagu ganda, tarik dagu ke dalam sejauh mungkin. Ini meregangkan otot leher sambil memperpanjang tulang belakang.Ini membantu mengembalikan kurva tulang belakang leher dan memperbaiki bahu yang membungkuk akibat postur yang buruk. Latihan rutin meningkatkan efektivitas!
3. Jaga tubuh bagian atas tetap tegak dengan punggung lurus, kepala menghadap ke depan, dan bahu rileks. Miringkan kepala ke satu sisi, menggunakan leher sebagai titik tumpu. Gerakkan kepala secara perlahan membentuk lingkaran besar berlawanan arah jarum jam. Ulangi urutan ini 5 kali.
Kemudian ganti arah, putar kepala searah jarum jam untuk 5 repetisi.
Pastikan tubuh tetap diam, mengandalkan otot leher saja untuk gerakan. Urutan ini meredakan kelelahan leher dan mengaktifkan otot-ototnya.Kemudian balik arah, putar kepala searah jarum jam untuk 5 repetisi.
Pastikan tubuh tetap seimbang, hanya mengandalkan rotasi leher untuk mengaktifkan otot.
Urutan ini meredakan kelelahan leher, merilekskan otot, meningkatkan sirkulasi darah dan limfatik, serta membantu pengeluaran limbah metabolik.
4. Lakukan pijatan fleksi kepala secara berurutan ke arah depan, belakang, kiri, dan kanan. Lakukan 5 set untuk setiap gerakan.
Berdiri tegak dengan pinggang lurus, bahu sejajar dan rileks. Perlahan turunkan kepala untuk meregangkan otot leher belakang dan punggung atas. Kemudian perlahan angkat kepala, miringkan ke belakang sejauh mungkin secara nyaman untuk meregangkan otot leher.Berdiri tegak dengan punggung lurus, bahu sejajar dan rileks. Perlahan turunkan kepala untuk meregangkan otot-otot di bagian belakang leher dan punggung atas. Kemudian perlahan angkat kepala, miringkan ke belakang sejauh mungkin secara nyaman untuk meregangkan otot-otot leher depan dan meredakan kelelahan akibat pekerjaan. Jaga bahu tetap diam. 5. Putar kepala perlahan dari sisi ke sisi dengan gerakan bergoyang, lakukan 5 repetisi di setiap arah.
Pertahankan posisi tegak dengan punggung lurus dan bahu rileks. Aktifkan tulang belikat, rasakan otot punggung tertarik ke arah tengah. Dengan tubuh bagian atas tetap diam, putar leher: putar wajah dari posisi depan ke kiri, lalu kembali. Pandu kepala dengan leher untuk memutar ke kanan, mengikuti prinsip yang sama.
Selama urutan ini, saat memutar kepala ke salah satu sisi, usahakan untuk mendekatkan rahang ke bahu sebisa mungkin dengan nyaman.
Mengaktifkan otot-otot di sekitar leher secara menyeluruh membantu meredakan ketegangan dan meningkatkan sirkulasi darah yang sehat di bahu dan kepala. Latihan ini dapat dilakukan dengan mudah saat duduk di meja kerja. Melakukannya saat mandi atau shower dapat secara efektif meredakan kelelahan dan meningkatkan sirkulasi limfatik dan darah.
Latihan yang konsisten dapat memperbaiki kelengkungan tulang belakang, membentuk postur yang baik, dan meredakan nyeri atau kekakuan leher dan punggung.
PRE
NEXT