Apakah asam hialuronat memiliki efek samping?
Encyclopedic
PRE
NEXT
Dalam estetika medis, asam hialuronat berfungsi utama sebagai pengisi jaringan yang disuntikkan. Dalam perawatan kulit, ia umumnya muncul sebagai bahan dalam produk topikal dan suplemen kecantikan oral. Popularitasnya mencakup kalangan sosialita, selebriti, hingga masyarakat umum. Namun, seperti semua zat, ia memiliki dua sisi: meskipun menawarkan manfaat kosmetik yang signifikan, asam hialuronat juga memiliki potensi efek samping.
Efek samping yang terkait dengan suntikan asam hialuronat:
Saat digunakan untuk rhinoplasty, efek samping umum meliputi sensasi berbutir pada kulit segera setelah suntikan, biasanya hilang dalam tiga hari. Selain itu, kemerahan ringan, pembengkakan, dan gatal sementara mungkin terjadi.Kasus klinis juga telah mendokumentasikan indentasi kulit abnormal setelah augmentasi dahi dengan asam hialuronat dan peradangan payudara setelah augmentasi payudara dengan asam hialuronat. Namun, kasus-kasus ini hampir selalu disebabkan oleh pasien yang menerima suntikan di klinik yang tidak berlisensi.
Efek samping asam hialuronat topikal:
Asam hialuronat topikal umumnya ditambahkan sebagai bahan dalam produk perawatan kulit. Efek samping jarang terjadi, meskipun sejumlah kecil individu dengan jenis kulit tertentu mungkin mengalami reaksi alergi saat menggunakannya. Reaksi ini akan mereda setelah penggunaan dihentikan.
PRE
NEXT