Cara Menggunakan Kursi Pijat dengan Benar Peringatan Penggunaan Kursi Pijat
Encyclopedic
PRE
NEXT
Dengan meningkatnya standar hidup, individu modern semakin menekankan pada kesejahteraan. Banyak rumah tangga kini membeli kursi pijat untuk meredakan kelelahan harian melalui sesi rutin. Di bawah ini, kami uraikan penggunaan yang tepat dan tindakan pencegahan untuk kursi pijat.
Cara Menggunakan Kursi Pijat
Bagi mereka yang duduk dalam waktu lama selama bekerja atau belajar, pijat dapat meningkatkan sirkulasi darah, meredakan kondisi seperti nyeri punggung bawah, dan meningkatkan kualitas tidur.Pijat manual dapat membuka meridian, meningkatkan sirkulasi darah dan qi, serta menjaga keseimbangan yin-yang tubuh. Bagi individu yang sehat, pijat dapat menimbulkan relaksasi otot, kelenturan sendi, penyegaran mental, dan pengurangan kelelahan, sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh alami untuk manfaat kesehatan.
Namun, kursi pijat mekanis berbeda secara signifikan dari teknik manual. Operasinya bergantung pada kekuatan gulungan mekanis dan penerapan tekanan. Meskipun memiliki banyak titik kontak, kursi pijat mekanis tidak dapat menargetkan titik akupunktur spesifik, menerapkan tekanan dengan presisi, atau meniru gerakan manipulasi manual. Akibatnya, kursi pijat mekanis terutama meredakan kelelahan, mengurangi ketidaknyamanan, dan memberikan relaksasi—mereka tidak menawarkan efek terapeutik. Selain itu, intensitas pijat mekanis sulit diatur.Jika tekanan terlalu ringan, efeknya minimal; jika terlalu kuat, dapat menyebabkan nyeri otot.
Peringatan penggunaan kursi pijat:
1. Saat menggunakan kursi pijat, jaga konsentrasi mental dan pastikan tubuh dan pikiran rileks, hindari ketegangan.
2. Jika intensitas pijat terlalu rendah, mungkin tidak memberikan stimulasi yang cukup; sebaliknya, tekanan berlebihan dapat menyebabkan kelelahan fisik. Oleh karena itu, atur intensitas pijat dengan hati-hati, tingkatkan secara bertahap baik kekuatan maupun frekuensi dari rendah ke tinggi.
3. Patuhi durasi pijat yang sesuai, idealnya 20 menit per sesi. Sebaiknya gunakan kursi ini sekali di pagi hari setelah bangun tidur dan sekali di malam hari sebelum tidur.
4. Sesuaikan fokus pijat pada area tubuh yang berbeda, ubah kecepatan dan intensitas.
5. Sesuaikan postur duduk, posisi kaki, dan konfigurasi pijat secara keseluruhan.
6. Gunakan fungsi penyesuaian ketinggian otomatis untuk sandaran punggung dan sandaran kaki, serta fungsi perpanjangan sandaran kaki.
7. Pastikan kepala pijat terposisi dengan benar pada tubuh.
IV. Menyesuaikan zona pijat, kecepatan, dan intensitas;
V. Mengubah postur duduk, posisi kaki, dan sudut pijat;
VI. Mengoperasikan fungsi penyesuaian ketinggian sandaran kaki otomatis dan perpanjangan sandaran kaki;
VII. Mengatur cakupan lebar pijat.
Dengan mengikuti pedoman ini selama penggunaan, pengguna dapat mencegah masalah yang timbul akibat penggunaan yang salah.
Selain itu, perlu diperhatikan bahwa individu berikut tidak boleh menggunakan kursi pijat:
1. Mereka yang menderita penyakit jantung atau hipertensi, karena pijat mempercepat sirkulasi darah dan dapat memicu serangan. Individu dengan osteoporosis, terutama yang kekurangan kalsium, memiliki tulang yang rapuh; tekanan pijat yang berlebihan dapat dengan mudah menyebabkan patah tulang. Oleh karena itu, kursi pijat tidak cocok untuk individu dengan penyakit jantung, hipertensi, atau osteoporosis.
2. Individu dengan luka kulit lokal, bisul, pendarahan, tuberkulosis, atau tumor.
3. Mereka yang terlalu lapar, terlalu kenyang, mabuk, atau mengalami kelelahan parah.
PRE
NEXT