Apa saja kelemahan penggunaan microwave yang sering? Peringatan penggunaan microwave
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Microwave oven adalah metode memasak yang paling populer, ditemukan hampir di setiap rumah, kantor, dan toko kelontong karena kemudahan, kecepatan, dan kebersihannya. Namun, dari perspektif kesehatan, microwave tetap menjadi topik yang kontroversial.
Apa saja kelemahan penggunaan microwave yang sering?
Sebuah artikel yang diterbitkan dalam jurnal medis terkemuka Inggris, The Lancet, menunjukkan bahwa microwave mengubah struktur protein, mengubah L-proline dalam makanan menjadi R-proline. Yang terakhir telah dikonfirmasi sebagai racun yang mempengaruhi sistem saraf, hati, dan ginjal.Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa microwave mengubah struktur molekul makanan, menyebabkan "perubahan struktural, fungsional, dan imunologis" dalam tubuh setelah dikonsumsi.
Selain itu, sebuah studi Swedia yang menggunakan metode kontrol menemukan bahwa ketika sayuran bebas lemak dan kolesterol dipanaskan dengan microwave, subjek uji mengalami penurunan kadar lipoprotein densitas tinggi (HDL, yang umum dikenal sebagai "kolesterol baik") dalam darah mereka,sementara kadar low-density lipoprotein (LDL) dan very low-density lipoprotein (VLDL, yang biasa disebut "kolesterol jahat") meningkat. Efek ini tidak diamati pada kelompok kontrol yang mengonsumsi makanan yang dimasak secara tradisional. Bagaimana hal ini dapat dijelaskan? Mengapa mengonsumsi makanan tanpa lemak dan kolesterol dapat menimbulkan reaksi semacam itu? Para peneliti menyarankan bahwa perubahan lipid ini mencerminkan sistem kekebalan tubuh yang terganggu, menyebabkan perubahan halus dalam komposisi darah.
Pabrikan microwave secara alami dengan keras menentang temuan ini. Bagi yang memiliki microwave di rumah atau kantor, eksperimen dapat dilakukan. Air digunakan untuk menyiram tanaman dalam tiga bentuk: (1) air keran; (2) air yang didinginkan setelah pemanasan microwave; (3) air yang didinginkan setelah perebusan tradisional. Hasilnya akan menunjukkan bahwa tanaman kesulitan tumbuh saat disiram dengan air yang dipanaskan microwave.Tentu saja, air tetap secara kimiawi H₂O, namun sifatnya berubah akibat pemanasan microwave, sehingga menjadi tidak hidup.
Peringatan Penggunaan Microwave
1. Hindari memanaskan kembali daging yang telah dimasak setengah matang: Bakteri masih dapat berkembang biak dalam makanan yang dimasak setengah matang. Pemanas ulang microwave yang singkat tidak dapat menjamin eliminasi bakteri secara lengkap.Produk daging beku harus dicairkan terlebih dahulu di microwave sebelum dimasak hingga matang sepenuhnya.
2. Hindari membekukan kembali daging yang telah dicairkan di microwave: karena pencairan microwave sebenarnya memanaskan lapisan luar hingga suhu di mana bakteri dapat berkembang biak. Meskipun pembekuan kembali menghentikan pertumbuhannya, hal itu tidak membunuh bakteri yang masih hidup.Daging yang sebelumnya dicairkan dalam microwave harus dimasak secara menyeluruh sebelum dibekukan kembali. 3. Hindari menggoreng dalam minyak panas: Minyak panas dapat menyembur dan menyebabkan kebakaran. Jika terjadi kebakaran di dalam microwave, jangan pernah membuka pintunya. Matikan sumber daya listrik dan biarkan microwave mendingin sebelum membukanya.
4. Hindari overheating: Jika makanan ditinggalkan di microwave untuk mencairkan atau memanaskan dan terlupakan, buanglah setelah dua jam untuk mencegah keracunan makanan.
5. Hindari wadah plastik biasa: Gunakan hanya wadah yang aman untuk microwave. Makanan panas dapat merusak plastik, dan plastik biasa melepaskan zat beracun yang mencemari makanan dan membahayakan kesehatan.
6. Hindari wadah logam: Besi, aluminium, baja tahan karat, atau wadah enamel yang dimasukkan ke dalam microwave akan menimbulkan percikan api dan memantulkan gelombang mikro saat pemanasan. Hal ini dapat merusak alat dan mencegah makanan matang secara merata.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved