Lebih dari 30% sampel alat pijat tidak memenuhi standar kualitas. Pijat yang tidak tepat dapat menimbulkan risiko.
Encyclopedic
PRE
NEXT
Karena keterbatasan waktu dan faktor lain, tidak semua orang dapat dengan mudah mengunjungi klinik untuk pijat. Hal ini telah mendorong popularitas perangkat pijat portabel untuk penggunaan di rumah, memungkinkan pengguna menikmati terapi pijat kapan saja dan di mana saja. Perangkat ini memainkan peran penting dalam meredakan tekanan pada tulang belakang leher dan pinggang. Akibatnya, pasar untuk perangkat pijat listrik mengalami pertumbuhan pesat. Namun, laporan inspeksi terbaru menunjukkan bahwa lebih dari 30% sampel perangkat pijat saat ini tidak memenuhi standar keamanan.
Dijual dengan harga mulai dari beberapa ribu hingga puluhan yuan, perangkat listrik ini berpotensi menimbulkan bahaya keamanan jika berkualitas rendah. Dengan banyak produsen yang mengincar pasar yang menguntungkan, beberapa di antaranya menggunakan taktik penjualan murah untuk menarik pelanggan. Namun, pengurangan harga seringkali mengorbankan kualitas, meninggalkan banyak perangkat pijat berisiko kebocoran listrik. Jika kebocoran terjadi, hal ini dapat langsung mengekspos pengguna pada sengatan listrik yang berbahaya.Inspeksi ini menjadi peringatan tegas bagi konsumen: saat memilih alat pijat, utamakan kualitas daripada harga. Jangan mengorbankan keamanan demi harga murah.
Pijat secara teratur menawarkan manfaat kesehatan yang nyata. Dengan merangsang otot secara pasif, pijat dapat meningkatkan sirkulasi darah dan meredakan kelelahan. Namun, teknik yang tepat sangat penting. Tanpa pemahaman ilmiah, pijat memiliki risiko bawaan.Pijat listrik berisiko menyebabkan sengatan listrik dan mungkin tidak efektif dalam memberikan hasil pijat yang optimal. Pijat manual, di sisi lain, memerlukan teknik yang tepat. Keterampilan pijat yang tidak memadai tidak hanya gagal mempromosikan kesehatan tetapi juga dapat menyebabkan kerusakan. Mari kita telaah bahaya pijat yang tidak tepat:
1. Pijat leher yang tidak tepat dapat menyebabkan kelumpuhan. Hal ini terutama terjadi pada pijat tulang belakang leher, karena leher adalah area vital yang menghubungkan tubuh dengan otak. Saraf motorik juga melewati tulang belakang leher. Tekanan berlebihan selama pijat leher dapat menekan saraf-saraf ini, menyebabkan nekrosis saraf dan potensi kelumpuhan.
2. Menyebabkan pingsan. Gejala seperti mual, muntah, atau pusing selama pijat dapat disebabkan oleh teknik yang tidak tepat.
3. Memicu insiden kardiovaskular. Pijat yang kasar atau tidak tepat dapat menggeser gumpalan darah, menyebabkan stroke, atau meningkatkan tekanan darah melalui stimulasi, sehingga memicu pendarahan otak.
4. Patah tulang atau dislokasi. Tulang belakang leher relatif lebih rapuh. Tekanan berlebihan atau teknik yang salah dapat menyebabkan patah tulang leher, dengan konsekuensi yang serius.
5. Pijat lumbar yang tidak tepat dapat langsung menyebabkan kelumpuhan. Wilayah lumbar mengandung sumsum tulang belakang. Tekanan yang tidak tepat atau berlebihan selama pijat dapat langsung merusak sumsum tulang belakang atau menekan saraf, menyebabkan kelumpuhan. Setelah saraf rusak, pemulihan seringkali sulit.
PRE
NEXT