Konsumsi rutin 7 nutrisi ini membuat awet muda menjadi kenyataan bagi wanita.
Encyclopedic
PRE
NEXT
Wanita memiliki kecintaan alami terhadap kecantikan dan seringkali menginginkan untuk mempertahankan kemudaan mereka. Di bawah ini, kami merekomendasikan tujuh nutrisi yang, jika dikonsumsi secara teratur, dapat membantu wanita melawan penuaan dan mewujudkan impian mereka akan kemudaan abadi. 1. Asam Lemak Omega-3 Ini sangat penting untuk kesehatan sistem saraf dan kardiovaskular, meningkatkan fungsi kognitif, dan mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, dan kanker.Dua komponen utamanya adalah EPA dan DHA, yang terutama ditemukan dalam ikan dan kacang walnut. Secara umum, ikan laut dalam yang besar kaya akan keduanya.
Cara konsumsi: Kecuali Anda makan ikan dua atau tiga kali seminggu, disarankan untuk mengonsumsi suplemen yang mengandung EPA dan DHA sebanyak 1 gram per hari. Bagi vegetarian, gantilah dengan satu sendok teh minyak biji rami ditambah kapsul DHA 100 mg yang berasal dari alga.
2. Vitamin B
Di antara semua nutrisi anti-penuaan, vitamin B adalah yang paling praktis. Banyak orang menggunakannya untuk meningkatkan mood, stamina, konsentrasi, responsivitas, dan memori. Karena larut dalam air, vitamin B mudah diekskresikan melalui cairan tubuh, sehingga defisiensi sering terjadi. Sumber makanan utama termasuk hati hewan, ragi, biji gandum, dan dedak beras.
Dosis: Suplemen harian dengan setidaknya 1 hingga 5 kali RDA (Anjuran Konsumsi Harian).
3. Asam Alfa-Lipoat
Dikenal sebagai "antioksidan universal," asam ini digunakan secara luas untuk mengobati dan mencegah berbagai kondisi termasuk penyakit jantung dan diabetes. Dipercaya dapat melindungi dan meregenerasi antioksidan lain seperti vitamin C dan E, serta menyeimbangkan kadar gula darah.Sumber makanan utama termasuk bayam dan daging, meskipun konsentrasinya rendah.
Dosis: Dosis harian yang direkomendasikan adalah 5 hingga 20 miligram.
4. Ginseng
Ia meningkatkan vitalitas, melawan kanker, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan mengobati berbagai gangguan fisiologis. Akarnya mengandung beberapa senyawa saponin yang mencegah dan mengobati penyakit jantung dan gangguan sirkulasi.
Dosis: Konsumsi ekstrak ginseng dalam bentuk sediaan 100 hingga 200 miligram beberapa kali seminggu. Untuk formulasi bubuk, dosis efektif berkisar antara 500 hingga 2000 miligram. Setelah tiga hingga empat minggu penggunaan berturut-turut, hentikan penggunaan selama beberapa minggu sebelum melanjutkan siklus.
5. Ginkgo Biloba
Penelitian tentang ekstrak ginkgo sebagian besar berasal dari Eropa, di mana ia diklasifikasikan sebagai obat resep. Ia meningkatkan sirkulasi darah, memperbaiki fungsi kognitif, dan membantu mencegah pembentukan tumor.
Dosis: Dosis harian 120 mg suplemen ekstrak ginkgo direkomendasikan, dibagi menjadi tiga dosis. Efek biasanya mulai terasa setelah sekitar satu bulan.Jika dikonsumsi bersama ginseng, disarankan untuk bergantian antara keduanya atau mengonsumsi dosis yang lebih kecil secara bersamaan.
6. Vitamin C
Terbukti sebagai antioksidan yang sangat kuat, vitamin C melindungi sel dari kerusakan radikal bebas, terutama di otak dan mata. Selain itu, vitamin C menghambat oksidasi kolesterol dalam darah, sehingga secara efektif mencegah penyakit jantung. Sumber makanan utama termasuk buah-buahan sitrus, kiwi, dan buah-buahan serta sayuran lainnya.
Dosis: Dosis harian yang direkomendasikan adalah 200 hingga 500 miligram. Jika mengonsumsi suplemen antioksidan lain seperti asam alfa-lipoat atau vitamin E, dosis masing-masing nutrisi harus dikurangi secara proporsional.
7. Vitamin E
Vitamin larut lemak ini juga terbukti sebagai antioksidan yang sangat efektif. Ia melindungi asam lemak tak jenuh dalam membran sel dari kerusakan radikal bebas, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung dan mencegah aterosklerosis.
PRE
NEXT