Delapan Latihan untuk Memberikan Keunggulan Awal bagi Anak Anda
 Encyclopedic 
 PRE       NEXT 
Selain memastikan asupan nutrisi, tidur yang cukup, dan pencegahan penyakit, olahraga moderat dapat membantu perkembangan tinggi badan anak. Delapan Latihan untuk Memberikan Keunggulan Tinggi Badan pada Anak (Jaringan Kesehatan Masyarakat) Studi sebelumnya menunjukkan bahwa anak-anak yang secara teratur berpartisipasi dalam olahraga fisik rata-rata 4–8 sentimeter lebih tinggi daripada teman sebayanya yang kurang aktif. Oleh karena itu, aktivitas luar ruangan setiap hari direkomendasikan untuk anak-anak. Latihan apa yang mempromosikan pertumbuhan tinggi badan?Pertama, pilih aktivitas yang disukai anak berdasarkan kepribadian dan kondisi fisiknya. Jangan memaksa mereka untuk melakukan olahraga yang tidak disukai, karena hal ini dapat memengaruhi mood dan menghambat pertumbuhan. Setelah mengetahui preferensi mereka, pilih aktivitas yang sesuai dengan perkembangan motorik mereka, seperti melompat, meraih ketinggian, jogging, melompat tali, bersepeda, menendang shuttlecock, basket, voli, balet, latihan peregangan, berenang, dan pull-ups.Aktivitas ini meregangkan otot dan ligamen sambil merangsang proliferasi plat pertumbuhan, yang bermanfaat bagi perkembangan tulang belakang dan tulang anggota tubuh. Namun, hindari terburu-buru dalam mencapai hasil, karena latihan berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan kartilago dan ketegangan otot, menghambat pertumbuhan normal.
Selama berolahraga, targetkan detak jantung 120–140 kali per menit, teruskan hingga anak berkeringat, merasa hangat, dan kulitnya memerah. Prioritaskan aktivitas melompat, karena efeknya terhadap perkembangan tinggi badan jauh melebihi suplemen peninggi badan yang dibeli secara sembarangan.
Resep Latihan Peninggi Badan
1.Setelah joging pagi selama 5–7 menit, lakukan latihan fleksibilitas dan relaksasi selama 20 menit, termasuk split kaki, membungkuk ke depan dan belakang, serta menggoyangkan tubuh. 2. Bergantung pada bar horizontal (20–30 detik per sesi). Mulailah dengan bergantung tanpa beban, lalu lanjutkan dengan bergantung dengan beban; lakukan baik bergantung dengan genggaman depan maupun terbalik(kaki diamankan dengan perban).
3. Lakukan lompatan vertikal. Bergantian antara lompatan dua kaki dan lompatan satu kaki. Berusaha sekuat tenaga selama setiap sesi, bertujuan untuk mencapai ketinggian yang lebih tinggi dengan setiap upaya.
4. Naik tanjakan atau tangga sepanjang 20–30 meter. Naik dengan kecepatan santai, turun dengan kecepatan penuh. Ulangi 2–4 kali.
5. Dengan dua asisten, satu memegang kedua tangan dan yang lain memegang kedua kaki, tarik tubuh ke arah berlawanan selama 20 detik masing-masing.
6. Berenang.
7. Bola basket.
5. Dengan dua asisten: satu memegang kedua tangan, yang lain memegang kedua kaki, tarik tubuh ke arah berlawanan selama 20 detik masing-masing.
6. Berenang.
7. Bermain basket atau voli.
8. Latihan melompat. Lakukan setiap hari, mulai dengan repetisi yang lebih sedikit dan secara bertahap ditingkatkan. Dapat dilakukan pagi dan sore, dengan target lebih dari 200 lompatan per hari.
 PRE       NEXT 

rvvrgroup.com©2017-2026 All Rights Reserved